Thursday, September 3, 2009

Abang Uta


Rasanya si teteh dey baru aja selesai wisuda, trus konsentrasi beralih ke si abang yang mau menghadapi UN. Seriuuuus banget dia belajar. Tiada malam tanpa duduk serius menghadapi buku yang bertumpuk-tumpuk di meja makan. Teteh dey nya itu standart pacu untuk dia belajar mati-matian. Dia ingin masuk UI juga kaya teteh. Rupanya ujian masuk PTN sekarang ini bisa dilalui beberapa tahap, kalau ke UI bisa lewat SIMAK, lalu UMB dan terakhir SNMPTN. Simak dilalui hasilnya gagal..., trus ikut yg univ apa ya aku lupa, pokoknya di jawa tengah deh, gagal juga. Kasian si abang sampai stres jadinya. Trus dia ikutan yang UMB, pulang ujian hari pertama sih wajahnya cerah ceria, dia bilang Subhanallah ma, kayaknya aku tadi ngerjain soal bisa deh, aduuh, seneng deh dengernya. hari kedua tidak seistimewa hari pertama. tapi sepertinya dia optimis. Sambil nunggu hasil UMB, dia masih terus ikut bimbel di NF kenari. Pengumuman UMB tiba, pulang bimbel dia nggak pulang kerumah, tapi kerumah temannya. kumpul berempat. buka internet dan lihat pengumuman disana. Lalu dia telphone kerumah. Dia bilang "Ma, aku diterima di UI", aku tanya "fakultas apa bang?", dia bilang "FASILKOM", aku tanya lagi "Kamu ambil kan bang?", dia bilang "ya iyalah..", duuuh syukur alhamdulillah, soalnya yang sangat diinginkan si abang itu fakultas kedokteran. tadinya dia ngotot, kalaupun dia diterima di UI tapi bukan kedokteran, dia nggak akan mau ambil. tapi dia mau terus lanjut ikut snmptn untuk dapat kedokteran. syukurlah, bijaksana juga keputusannya. mungkin dia ingat pepatah yang diungkapkan papanya ," mengharap guntur dilangit, air ditempayan dibuang", sebuah keputusan yang kurang bijaksana. akhirnya masuklah dia ke FASILKOM UI, dia bilang sih mulai betah, walau pada awalnya ilmu yg dipelajari benar2 asing bagi dia. Selamat berjuang ya bang, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dalam setiap perjuangan hidup kamu, doa mama selalu menyertai..., amin..

No comments:

Post a Comment